🐭 Ide Pengembangan Produk Kerajinan Untuk Pasar Global

Idekerajinan dengan inspirasi objek budaya lokal akan dikembangkan menjadi produk kerajinan yang akan diproduks dan siap dijual. Dasar untuk menentukan ide yang muncul dalam pembuatan produk kerajinan adalah. Inspirasi Contoh Produk Kerajinan Pasar Lokal Dan Global Produk kerajinan yang dibuat dan diperbanyak di pabrik. Produk kerajinan dan ide pengembangan. KonferensiBitcoin 2022 Pitch Day Menampilkan Generasi Selanjutnya Dari Startup Bitcoin 82567062173 Konferensi Bitcoin 2022 Pitch Day adalah platform bagi generasi penerus Bitcoin untuk menguji ide dan produk dalam format yang kompetitif. Berlangsung selama Enterprise Day, kompetisi Pitch Day menampilkan perusahaan di tiga kategori: Mass Adoption, Lightning and Infrastructure, mengajukan tiga Pemasaraninternasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara. Pasar internasional atau Pasar global adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara. 67TRIE23 Jawaban: Potensi produk kerajinan untuk pasar global dan ide pengembangan yaitu misalnya tas rotan, dimana tas ini unik karena rotan ada di Indonesia dan belum tentu ditemukan di tempat lain, ide pengembangannya yaitu membuat tas yang unik kemudian dijual di sebuah pameran yang dilakukan di luar negeri untuk menjangkau pasar global. Bisniscom, MAMUJU - Dalam meningkatkan geliat pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemerintah terus mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk proses pemasaran produk dalam negeri (PDN). Termasuk dalam Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) #SemangatSulbar yang digelar di Anjungan Pantai Manakarra, Desa Rimuku, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat Laporanprojek dan evaluasi wirausaha produk kerajinan dari limbah prakarya dan kewirausahaan kelas xii mipa 1 kelompok 1 anggota. Salah satu langkah strategisnya mendorong transformasi kepada pelaku Industri Kecil dan Menengah IKM agar bisa memanfaatkan teknologi terkini sehingga dapat menciptakan inovasi. Mudah untuk mengumpulkan modal ventura. ProsesPerancangan Produk Kerajinan Pasar Global. 1. Mencari ide produk kerajinan dengan curah pendapat. Ide produk yang tepat untuk dikembangkan dapat dilakukan melalui curah pendapat ( brainstroming) dalam kelompok. Pada proses brainstroming ini, setiap anggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide-ide yang beragam dan Idepengembangan produk kerajinan untuk pasar lokal juga dapat diperoleh dengan mengenali kebiasaan di daerah setempat, misalnya kebiasaan melepas alas kaki saat masuk ke dalam rumah. Kebiasaan tersebut membuka peluang pengembangan produk rak sepatu atau tempat penyimpanan alas kaki yang serasi dengan tempatnya diletakkan dan memudahkan penyimpanan dan pengambilan alas kaki. MkNTCJa. Pasar global saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan dunia industri. Industri memaksa para desainer produk untuk berinovasi menghasilkan produk-produk baru. Seiring dengan teknologi yang berkembang semakin pesat, pelaku industri dituntut untuk berpikir smart dan kreatif. Perkembangan industri kreatif di pasar global, merupakan peluang besar bagi para pelaku industri kerajinan lokal. Oleh karena itu penerapan desain prouk dengan metode eksperimen dapat memberikan kemudahan dalam mencapai inovasi produk baru. Keragaman budaya memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia maupun global. Pengembangan poduk dengan lokalitas sebagai daya tarik pasar global tentunya diperlukan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah atau pihak swasta dalam hal ini. Salah satu bentuk dukungan pengenalan produk lokal di pasar global adalah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan mengadakan pergelaran pameran yang bekerja sama antara Kemenperin dengan Yayasan Perempuan Untuk Negeri PUN, Kementerian Luar Negeri dan Bhayangkari. Pameran ini bertemakan Exploration of The Indonesian Culture yang bertujuan untuk mempromosikan produk-produk unggulan industri nasional yang telah mengangkat budaya Indonesia. Metode penelitian dengan pendekatan riset terapan applied research dengan metode eksperimen. Metode ini cukup membantu bagi para kreator-kreator produk kerajinan lokal dalam mengembangkan produknya melalui eksplorasi material. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free 19 CHAPTER 3 Perkembangan Industri Kreatif Kerajinan Lokal Berbasis Eksperimen Material Faza Wahmuda A. Pengantar Pasar global saat ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan dunia industri. Industri memaksa para desainer produk untuk berinovasi menghasilkan produk-produk baru. Seiring dengan teknologi yang berkembang semakin pesat, pelaku industri dituntut untuk berpikir smart dan kreatif. Menurut United Nation Conference on Trade and Development dalam Pariwisata, K. ,2014, skor keunggulan kelompok industri kreatif Indonesia di pasar dunia seperti tabel 1 dibawah ini. Tabel 1. Skor Keunggulan Kelompok Industri Kreatif Indonesia di pasar Dunia Sumber United Nation Conference on Trade and Development UNCTAD Pariwisata, K. ,2014 Jika dilihat dari perkembangan kelompok industri kreatif pada tabel 1 diatas, menurut Pariwisata, K. ,2014, industri kerajinan, produk yang memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan negara lain di antaranya adalah kerajinan anyaman, sedangkan produk desain yang memiliki keunggulan komparatif adalah produk pecah belah desain. Sementara itu, instrumen musik serta barang pahatan Indonesia juga unggul di pasar global dibandingkan negara-negara lain. Perkembangan kelompok industri diatas menunjukkan potensi industri kerajinan dan desain produk pecah belah memiliki peluang yang cukup besar di pasar global. Sehingga dalam pengembangan desain produk yang mengangkat budaya lokal ataupun lingkungan berkelanjutan dinilai dapat bersaing di pasar global. Faza Wahmuda Desain Produk – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2020 20 B. Lokalitas Produk Indonesia Menjadi Kekuatan Daya Saing Global Indonesia memiliki letak geografis yang cukup strategis, hal ini dapat dilihat tentang keragaman ekosistem dan keanekaragaman hayati. Menurut purba dalam Iskandar, 2017, Indonesia, selain memiliki keanekaan ekosistem dan keanekaragaman hayati, juga memiliki keanekaan atau kebinekaan suku bangsa2 dan bahasa. Indonesia telah tercatat memiliki lebih dari 300 kelompok etnik. Aneka ragam kelompok etnik tersebut bermukim di berbagai lokasi/geografis dan ekosistem, seperti lingkungan pesisir dan pedalam atau perairan daratan. Sementara itu, berdasarkan bentuk mata pencahariannya berbagai etnik tersebut dapat dibedakan menjadi lingkungan sosial pemburu peramu, nelayan, berladang berpindah atau berladang berotasi, petani menetap, serta industri dan jasa. Keragaman budaya tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesia maupun global. Pengembangan poduk dengan lokalitas sebagai daya tarik pasar global tentunya diperlukan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah atau pihak swasta dalam hal ini. Salah satu bentuk dukungan pengenalan produk lokal di pasar global adalah Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dengan mengadakan pergelaran pameran yang bekerja sama antara Kemenperin dengan Yayasan Perempuan Untuk Negeri PUN, Kementerian Luar Negeri dan Bhayangkari. Pameran ini bertemakan Exploration of The Indonesian Culture yang bertujuan untuk mempromosikan produk-produk unggulan industri nasional yang telah mengangkat budaya Indonesia. Menurut Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dalam Kemenperin Dari Pakaian Sampai Kerajinan, Produk Industri Lokal Unggul Di Pasar Global, Dirjen Industri Kecil dan Menengah IKM Gati Wibawaningsih menjelaskan, sasaran pameran ini juga untuk memfasilitasi pelaku IKM lokal agar berani tampil sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luas. Apalagi, industri berbasis budaya sangat erat kaitannya dengan IKM. “Proses produksi secara handmade dan penggunaan bahan baku dari alam merupakan salah satu wujud pelestarian budaya yang telah dilakukan nyata oleh para pelaku IKM,” tuturnya. Selama ini, sektor IKM dinilai berperan penting sebagai penggerak perekonomian regional dan nasional yang lebih tahan terhadap guncangan perekonomian global. 1. Produk Design Craft Batok Kelapa karya Adhi Nugroho Seorang desainer produk bernama Adhi Nugraha mengubah kerajinan konvensional batok kelapa ke arah produk design craft yang memiliki nilai ekonomi lebih dan telah menembus pasar global khususnya masyarakat modern di Finlandia. Hasil karya produk yang dijual seperti gambar 1 dibawah ini. Chapter 3 Perkembangan Industri Kreatif Kerajinan Lokal Berbasis Eksperimen Material Desain Produk dan Tantangan Industri Kreatif di Era New Normal 21 Gambar 1. Transformasi Kerajinan Tradisional Menjadi Craft Design dan Craft Art Product Karya Adhi Nugraha Sumber Pariwisata, K. ,2014 Transformasi kerajinan tradisional menjadi craft design diatas memberikan suatu gambaran bagi para pelaku industri kreatif untuk mengembangkan inovasi produk-produk kerajinan tradisional yang mempertahankan lokalitas budaya dengan menerapkan kaidah kaidah dalam mendesain produk. 2. Produk Jam Tangan Kayu Matoa karya Lucky D Aria Matoa merupakan hasil kerajinan lokal Indonesia. Produk jam tangan karya Lucky D Aria ini diproduksi di Kota Bandung. Kekayaan alam berupa kayu dipilihnya sebagai bahan utama produk jam tangan tersebut dengan harapan mengangkat lokalitas Indonesia. Dengan menggabungkan kreatifitas seni dan ekologi memberikan nilai tersendiri bagi konsumen lokal maupun global. Jam tangan matoa telah dikenal di berbagai negara, diantaranya Eropa, Amerika, Jepang dan Malaysia. Gambar dibawah ini merupakan produk jam tangan hasil karya Lucky D Aria. Gambar 2. Produk Matoa Jam Tangan Kayu Sumber Indonesia, Faza Wahmuda Desain Produk – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2020 22 3. Produk Tas Sabbatha karya Sabbatha Rahzuardi Maya Dwianto Tas Sabbatha adalah produk lokal Indonesia yang telah banyak diminati konsumen dari berbagai negara, mulai dari Hawai, India, Italia, Belanda, Perancis, Inggris, Afrika Selatan, Rusia hingga Australia. Produk tas Sabbatha memiliki keunikan tersendiri dengan mempermainkan detail bebatuan dan ukiran. Bahan-bahan tersebut semuanya didapat di Indonesia. Hasil produk Sabbatha yang telah menarik perhatian pasar global seperti gambar dibawah ini. Gambar 3. Produk Tas Sabbatha Sumber Indonesia, C. Eksperimen Sebagai Metode Penelitian Penelitian / riset memiliki 2 jenis pendekatan yaitu riset dasar dan riset terapan. a Riset dasar metode kuantitatif lebih menekankan kepada keilmuan yang valid terukur secara metode ilmiah yang bersifat absolut secara kongkrit. Metode kualitatif lebih menekankan kepada kebenaran yang berasal dari opini dengan komunikasi dari berbagai sumber dalam menentukan kebenarannya. Riset dasar memiliki 2 jenis yaitu penelitian dengan metode kuantitatif dan penelitian dengan metode kualitatif. b Riset terapan applied research merupakan penelitian yang menekankan pada pengujian dan penerapan teori dalam memecahkan permasalahan yang kemudian dikembangkan dengan menghasilkan produk secara informatif dalam mengambil keputusan. Riset terapan dibagi menjadi 3 jenis yaitu riset pengembangan, riset aksi dan riset evaluasi. Pengertian riset pengembangan dalam penelitian terapan menurut Jaedun, A. , 2011 yaitu Riset pengembangan atau Research and Development R&D, bertujuan untuk mengembangkan, menguji kemanfaatan dan efektivitas produk model yang dikembangkan, baik produk teknologi, material, organisasi, metode, alat-alat dan sebagainya. Sebagai riset terapan, riset pengembangan bertujuan Chapter 3 Perkembangan Industri Kreatif Kerajinan Lokal Berbasis Eksperimen Material Desain Produk dan Tantangan Industri Kreatif di Era New Normal 23 bukan untuk menghasilkan teori. Oleh karena itu, dalam penelitian pengembangan sangat dimungkinkan untuk menggunakan multi pendekatan dan multi metode. Dalam mencapai riset terapan applied research yang sesuai dengan tujuan, maka diperlukan metode eksperimen. Menurut Sudjana dalam Pratomo, 2013 Desain eksperimen merupakan langkah-langkah yang perlu diambil jauh sebelum eksperimen dilakukan agar data yang semestinya diperlukan dapat diperoleh, sehingga akan membawa pada analisis obyektif dan kesimpulan yang berlaku untuk persoalan yang sedang dibahas. Menurut Jaedun, A. , 2011, Beberapa jenis disain penelitian eksperimen yang dapat dipilih a. Desain Pra-Eksperimental Pre-ED Single Group Design ï‚§ Studi kasus 1 tembakan one shot case study ï‚§ Pretest – postest satu kelompok ï‚§ Disain rangkaian waktu Time-series design b. Desain Eksperimen Sebenarnya True-ED ï‚§ Desain kelompok kontrol pretest-postest ï‚§ Desain kelompok kontrol hanya postest ï‚§ Desain solomon 4 kelompok c. Desain Eksperimental Semu Quasi-ED ï‚§ Desain pretest-postest tak ekuivalen ï‚§ Desain perbandingan kelompok statis ï‚§ Desain berimbang Sedangkan variabel penelitian adalah gejala atau fakta data yang harganya berubah-berubah atau bervariasi. Berikut ini dijelaskan jenis-jenis variabel yang termasuk dalam penelitian eksperimen, yaitu a. Variabel Bebas/independen variabel perlakuan/eksperimen, merupakan variabel yang akan dilihat pengaruhnya terhadap variabel terikat/dependen, atau variabel dampak. b. Variabel Terikat/dependen variabel dampak, merupakan variabel hasil/dampak/akibat dari variabel bebas/perlakuan. Variabel terikat umumnya menjadi tujuan penelitian, sumber masalah, yang ingin ditingkatkan kualitasnya. c. Variabel Kontrol Pengendali, variabel yang berpengaruh terhadap variabel terikat, tetapi pengaruhnya ditiadakan/dikendalikan dengan cara dikontrol diisolasi pengaruhnya. Pengontrolan dapat dilakukan melalui pengembangan disain penelitiannya kondisinya dibuat sama atau secara statistik tertentu. Faza Wahmuda Desain Produk – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2020 24 d. Variabel Moderator, variabel yang mempengaruhi tingkat hubungan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Atau hubungan/pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat memiliki nilai yang berbeda pada level yang berbeda. Jaedun, A. , 2011 D. Eksperimen Material Dalam Penerapan Desain Produk Pengembangan desain produk berbasis eksperimen material memiliki nilai kebaruan dalam hal inovasi produk. Pemilihan metode riset terapan applied research dengan teknik yang digunakan adalah desain pra-eksperimental. Jenis penelitian yang digunakan dalam eksperimen material adalah ï‚ Studi kasus 1 tembakan one shot case study ï‚ Desain satu kelompok ï‚ Desain rangkaian waktu time-series Penerapan eksperimen material dengan menggunakan rumus tersebut, seperti contoh dibawah ini 1. Eksperimen Serat Buah Simpalak Dalam Penerapan Desain Produk Buah dari pohon simpalak merupakan buah yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat, selain beracun buah simpalak cukup berbahaya yang dapat mengakibatkan kematian jika masuk ke dalam tubuh manusia. Salah satu tahapan proses eksperimen antara lain proses pembentukan pola serat buah simpalak Suzandoko & Wahmuda, 2019. Eksperimen ini menggunakan Desain satu kelompok. Tabel 2. Proses Eksperimen Pembentukan Pola Serat Buah Sumber Suzandoko & Wahmuda, 2019 X1 Dicungkil menggunakan lidi untuk mengeluarkan daging buah yang menempel. P1 Hasil dari proses ini yaitu mendapatkan bentukan serat asli dari buah simpalak yang bersih dari dagingnya X2 Disikat untuk memisahkan daging buah simpalak yang masih menempel P2 Hasil proses memisahkan daging buah berhasil, namun merusak serat yang dihasilkan patah dan tidak beraturan. Chapter 3 Perkembangan Industri Kreatif Kerajinan Lokal Berbasis Eksperimen Material Desain Produk dan Tantangan Industri Kreatif di Era New Normal 25 X3 Dibanting untuk mengeluarkan daging biah simpalak yang masih menempel. P3 Hasil dari proses ini yaitu mendapatkan serat buah rapi dan telah bersih dari daging buah yang menempel. Hasil penerapan desain produk dengan material serat buah simpalak seperti gambar dibawah ini Gambar 4. Hasil produk aksesoris interior eksplorasi serat buah simpalak Sumber Suzandoko & Wahmuda, 2019 2. Eksperimen Material Plastik Foil dalam Penerapan Desain Produk Plastik kemasan foil merupakan plastik kemasan pembungkus makanan jenis PP Polypropylene yang dilapisi aluminium foil, lapisan ini berguna untuk melindungi produk yang ada di dalamnya dari sinar ultraviolet . Dalam penggunaan lapisan aluminium kemasan berkisar antara 0,009 mm sampai dengan 0,05 mm. kemasan aluminium foil biasanya dibedakan menjadi dua macam yaitu bahan pengemas yang fleksibel dan juga bahan yang kaku, seperti yang diaplikasikan kaleng. Kemasan plastik yang menggunakan aluminium foil, merupakan plastik yang biasa digunkan pada industri makanan ringan, minuman kemasan dan juga produk susu formula. Salah satu tahapan proses eksperimen antara lain proses pembentukan pola. Rochman & Wahmuda, 2019 Eksperimen ini menggunakan Desain satu kelompok. Faza Wahmuda Desain Produk – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2020 26 Tabel 3. Proses Eksperimen pembentukan pola Sumber Rochman & Wahmuda, 2019 X1 Pola persegi panjang yang dipotong manual menggunakan gunting, dengan ukuran lebar 1cm dan juga panjang 4 cm. P1 Hasil dari proses pembentukan pola persegi panjang yaitu hanya membentuk bidang geometri saja. X2 Pola lingkaran yang dipotong manual menggunakan gunting, dengan diameter 2 cm P2 Hasil dari proses pembentukan pola lingkaran yaitu hanya membentuk bidang geometri saja X3 Pola segitiga dihasilkan dengan cara dipotong manual dengan menggunakan gunting P3 Hasil dari proses pembentukan pola segitiga yaitu hanya membentuk bidang geometri saja X4 Pola sisik ikan dihasilkan dengan menggunakan cara pemanasan menggunakn heatgun lalu di jepit dengan menggunakan cetakan dari kawat yang mempunyai pola persegi dengan ukuran yang kecil. P4 Hasil dari proses pembentukan pola tekstur yaitu menghasilkan tekstur baru seperti tektur sisik ikan. X5 Pola bergaris dihasilkan dengan cara pemanasan menggunakan solder yang digosokkan ke atas permukaan kemasan foil. P5 Hasil dari proses pembentukan pola tekstur yaitu menghasilkan tekstur baru seperti tektur abstrak. Chapter 3 Perkembangan Industri Kreatif Kerajinan Lokal Berbasis Eksperimen Material Desain Produk dan Tantangan Industri Kreatif di Era New Normal 27 Hasil penerapan desain produk dengan material plastik kemasan foil seperti gambar dibawah ini Gambar 5. Hasil produk aksesoris fashion dengan material plastik foil Sumber Rochman & Wahmuda, 2019 3. Eksperimen Limbah Akrilik Dalam Penerapan Desain Produk Limbah akrilik sisa industri dan usaha cutting laser akrilik menjadi masalah terhadap lingkungan karena sifatnya yang tidak bisa diuraikan. Sehingga hal tersebut akan menambah jumlah limbah akrilik yang memiliki beragam ukuran dan bentuk. Dengan ukuran dan bentuk yang beragam, sumber limbah akrilik yang berlimpah dan juga memiliki karateristik visual akrilik yang menarik dan indah, material ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dieksplor dan dikembangkan untuk menjadi produk sederhana. Salah satu proses eksperimen diantaranya proses pemanasan Girsang & Wahmuda, 2018. Eksperimen ini menggunakan Desain rangkaian waktu time-series. Tabel 4 Hasil Eksperimen Pemasanan dengan Digoreng Sumber Girsang & Wahmuda, 2018. Pemanasan dengan wajan penggorengan yang diisi minyak goreng dengan suhu 3250C P1 Akrilik menjadi lentur dan muncul tekstur baru pada permukaan akrilik berupa gelembung-gelembung kecil. Faza Wahmuda Desain Produk – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2020 28 P2 Akrilik menjadi lentur dan muncul lebih banyak gelembung-gelembung kecil didalam akrilik. Hasil penerapan desain produk dengan limbah akrilik seperti gambar dibawah ini Gambar 6. Hasil produk aksesoris dengan material limbah akrilik. Sumber Girsang & Wahmuda, 2018. 4. Eksperimen Batang Jagung Dalam Penerapan Desain Produk Produksi jagung di Indonesia yang semakin pesat menjadi daya tarik tersendiri untuk lebih mengenal mengenai tanaman jagung. Selain jagung, bagian tanaman jagung lain yang sering dimanfaatkan sebagai barang yang bernilai jual adalah klobot jagung dan tongkol jagung sedangkan untuk pemanfaatan batang jagung hampir tidak ada yang memanfaatkannya di lingkungan masyarakat kecuali sebagai pakan ternak dan dibakar. Pemanfaatan batang jagung selama ini hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan pupuk, bukan dimanfaatkan sebagai produk atau kerajinan. Batang jagung bila di olah bisa memiliki nilai ekonomis dan menjadi penghasilan tambahan untuk petani atau masyarakat selain sebagai sampah dan pakan ternak. Pemerintah juga sangat mendukung tentang produk kreatif daur ulang dari bahan – bahan yang sudah tidak terpakai. Pemanfaatan batang jagung sebagai bahan baku produk cukup menarik untuk dikembangkan dalam hal mengurangi limbah, dengan mengembangkan produk baru yang dapat menghasilkan nilai ekonomis dan menjadi salah satu peluang besar untuk memulai suatu usaha. Salah satu proses eksperimennya yaitu proses pemilahan batang jagung Haidar & Wahmuda, 2019. Eksperimen ini menggunakan studi kasus 1 tembakan. Chapter 3 Perkembangan Industri Kreatif Kerajinan Lokal Berbasis Eksperimen Material Desain Produk dan Tantangan Industri Kreatif di Era New Normal 29 Tabel 5 Hasil Eksperimen Pemilahan Batang Jagung Sumber Haidar & Wahmuda, 2019 Proses pemilahan batang jagung secara manual yang masih bagus dan rusak. P1 Batang jagung yang baik terlihat dari warnanya yang masih hijau dan bentuk batang jagung yang terlihat masih utuh. P2 Batang jagung yang rusak, terlihat warnanya pudar dan tingkat kekerasan mengalami penurunan karena bagian dalam ber jamur. Hasil penerapan desain produk dengan limbah batang jagung seperti gambar dibawah ini Gambar 7 Hasil Produk Kerajinan berbahan Limbah Batang Jagung Sumber Haidar & Wahmuda, 2019 E. Penutup Perkembangan industri kreatif di pasar global, merupakan peluang besar bagi para pelaku industri kerajinan lokal. Oleh karena itu penerapan desain prouk dengan metode eksperimen dapat memberikan kemudahan dalam mencapai inovasi produk baru. Metode penelitian dengan pendekatan riset terapan applied research dengan metode eksperimen. Metode ini cukup membantu bagi para kreator-kreator produk kerajinan lokal dalam mengembangkan produknya melalui eksplorasi material. Faza Wahmuda Desain Produk – Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya 2020 30 F. Referensi Girsang, H. S. D., & Wahmuda, F. 2018. EKSPERIMEN PRODUK FUNGSIONAL LIMBAH AKRILIK DENGAN TEKNIK PEMANASAN DALAM PENERAPAN DESAIN FESYEN AKSESORIS. 6. Haidar, A., & Wahmuda, F. 2019. PEMANFAATAN BATANG JAGUNG SEBAGAI PENGEMBANGAN DESAIN PRODUK KERAJINAN BERBASIS INDUSTRI KREATIF. Prosiding Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan dan Infrastruktur, 11, 404–408. Indonesia, M. Jam Tangan Kayu—Matoa Indonesia. Retrieved 8 July 2020, from Iskandar, J. 2017. Etnobiologi dan keragaman budaya di indonesia. Umbara, 11., Jaedun, A. 2011. Metodologi penelitian eksperimen. Fakultas Teknik UNY, 12. Kemenperin Dari Pakaian sampai Kerajinan, Produk Industri Lokal Unggul di Pasar Global. Retrieved 8 July 2020, from Pariwisata, K. 2014. Ekonomi kreatif kekuatan baru indonesia menuju 2025. Jakarta Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pratomo, A. 2013. Studi Eksperimen Pembuatan Bolu Kering Subtitusi Tepung Pisang Ambon. Food Science and Culinary Education Journal, 21. Rochman, A. N., & Wahmuda, F. 2019. EKSPLORASI LIMBAH PLASTIK KEMASAN FOIL DALAM PENERAPAN DESAIN UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK FESYEN AKSESORIS. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan, 11, 163–168. Suzandoko, D. A., & Wahmuda, F. 2019. EKSPLORASI SERAT BUAH SIMPALAK DALAM PENERAPAN DESAIN PRODUK AKSESORIS INTERIOR. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan, 11, 137–142. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Tangan Kayu-Matoa Indonesia. IndonesiaIndonesia, M. Jam Tangan Kayu-Matoa Indonesia. Retrieved 8 July 2020, from Dari Pakaian sampai Kerajinan, Produk Industri Lokal Unggul di Pasar GlobalA JaedunJaedun, A. 2011. Metodologi penelitian eksperimen. Fakultas Teknik UNY, 12. Kemenperin Dari Pakaian sampai Kerajinan, Produk Industri Lokal Unggul di Pasar Global. Retrieved 8 July 2020, from Eksperimen Pembuatan Bolu Kering Subtitusi Tepung Pisang AmbonA PratomoPratomo, A. 2013. Studi Eksperimen Pembuatan Bolu Kering Subtitusi Tepung Pisang Ambon. Food Science and Culinary Education Journal, 21.

ide pengembangan produk kerajinan untuk pasar global